default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pemkot Blitar Pastikan Pemprov Jatim Ganti Rugi Pasca Insiden Kerusuhan Suporter

Pemkot Blitar Pastikan Pemprov Jatim Ganti Rugi Pasca Insiden Kerusuhan Suporter
Peristiwa Daerah
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Blitar, Santoso saat memberikan arahan kepada warga yang terdampak insiden kerusuhan antar suporter di kantor Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memberi ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampak pasca insiden kerusuhan suporter laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 Persebaya Surabaya vs Arema FC di Stadion Geloran Soepriadi Kota Blitar, Selasa (18/2/2020) lalu.

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Blitar, Santoso saat memberikan arahan kepada warga yang terdampak insiden kerusuhan antar suporter di kantor Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar.

"Alhamdulillah Pemerintah Provinsi selaku penyelenggara kegiatan akan bertanggungjawab atas musibah yang dialami oleh seluruh warga yang sudah diverifikasi dilapangan. Dan besar kecil ganti rugi yang dialami sudah inventarisir oleh pemerintah," ucap Santoso, Rabu (26/2/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, dalam waktu dekat pihaknya memastikan ganti rugi tersebut akan segera direalisasikan dan diberikan kepada warga yang terdampak musibah pasca kerusuhan suporter dalam bentuk uang kes.

"Total ganti rugi yang disepakati totalnya Rp 222.280.000. Nanti akan kita berikan sesuai dengan data kerugian yang ada. Insya Allah, Minggu depan sudah clear, dan masyarakat yang terkena dampak musibah akan kita undang," ucapnya.

Dengan adanya ganti rugi kepada masyarakat yang terkena dampak pasca insiden kerusuhan suporter laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 Persebaya Surabaya vs Arema FC, Pemkot Blitar berharap masyarakat bisa legawa.

"Semoga dengan adanya etikat baik dari Pemprov masyarakat merasa puas, merasa senang atas ganti rugi yang diberikan kepada masyarakat," harapannya.

Plt Wali Kota Blitar menegaskan, pihaknya hanya membantu dan memfasilitasi terlaksananya kegiatan laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020.

Perlu diketahui, kerugian akibat peristiwa kerusuhan suporter laga Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 antara Arema vs Persebaya di Stadion Supriyadi, Kota Blitar mencapai Rp 254 juta.

Total kerugian itu berdasarkan pendataan yang dilakukan Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar.

Bakesbangpol mencatat ada 11 warung yang tidak dibayar oleh kelompok suporter, 13 motor rusak, dua mobil rusak, dan 6,14 hektare sawah rusak akibat kerusuhan antar-kelompok suporter.

Selain itu terdapat enam orang terluka dan harus dirawat di rumah sakit akibat peristiwa tersebut.

Enam orang terluka tersebut terdiri dari tiga warga Surabaya, satu warga Tulungagung, satu warga Kota Blitar, satu warga Kabupaten Blitar, dan dua warga Surabaya yang mengalami luka para dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Selain itu satu warga Tulungagung dirujuk ke RSUD Dr Saiful Anwar Malang. (adv/hum)


Kontributor : Nanang Habibi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar