SUARA INDONESIA
Banner

Ngenyel, Ronda Keliling di Blitar Dibubarkan Polisi

BLITAR - Ronda keliling yang gunakan peralatan soud system di Desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar terpaksa dibubarkan polisi, (13/04) dini hari. 

Selain mengganggu kenyamanan masyarakat saat beristirahat di bulan puasa juga diindikasikan sebagai ajang pertemuan antara pemuda luar desa dan selanjutnya adu kualitas sound system. 

Kasubsi Penmas Humas Polres Blitar Kota, Aipda Supriyadi mengatakan, dalam kegiatan tersebut petugas kepolisian berhasil mengamankan sebuah Genset (Generator Listrik) yang digunakan untuk perlengkapan ronda keliling. 

"Waktu itu petugas Polsek Nglegok melakukan patroli dan mendapati segerombolan pemuda sedang asyik ronda keliling menggunakan sound system yang diangkut roda empat," kata Supriyadi melalui sambungan seluler (13/04). 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut Supriyadi, para pemuda diminta membuat sebuah surat pernyataan tidak mengulangi kejadian ini dan disaksikan oleh perangkat desa setempat. 

"Jadi untuk mengambil Genset syaratnya adalah membuat surat pernyataan dari Pemdes setempat dan berjanji tidak mengulangi lagi," imbuhnya. 

Ia menambahkan, selama ramadhan petugas kepolisian terus gencarkan operasi ronda keliling di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Dan, polisi tidak pandang bulu jika masyarakat tetap ngenyel ronda. 

Apa Reaksi Anda?